100% uang kuliah kembali!

Tadi siang, saat jalan ke sebuah rumah makan dekat Kebun Binatang (dekat BNI) ada baliho besar terpampang pada sudut jalan. Isi iklannya sangat mencolok. Salah satu perguruan tinggi swasta di Bandung menjanjikan akan mengembalikan uang kuliah 100% jika lulusannya tidak dapat kerja.

Ada-ada saja cara menarik calon mahasiswa agar mau kuliah di suatu perguruan tinggi tertentu. Kalau dilihat dari sudut pandang pendidikan, iklan itu jelas tidak etis. Kenapa? Karena jelas-jelas tidak mendidik. Calon mahasiswa akan tidak termotivasi untuk studi secara serius, ‘toh tidak apa-apa juga kalau tidak mendapatkan kerja karena uang kuliah akan kembali’. Disini ada aspek ‘gambling’ secara tidak langsung. Inikan namanya iming-iming. Atau bisa dikatakan perguruan tinggi dengan iklan seperti itu cara penyampaiannya sangat vulgar! Apakah tidak punya ide lain yang lebih bisa memotivasi mahasiswa untuk studi di lembaga pendidikan tersebut.

Bahkan jika memang benar begitu, siapapun lulusan perguruan tinggi, bakalan dapat kerja asal mau. Kerja yang tidak sesuai dengan ilmu yang dipelajari di kampus. Belajar mesin, tapi karena ada pekerjaan sebagai marketing asuransi akhirnya pekerjaan itupun diterima. Dan dalam kondisi seperti ini iklan tersebut tidak berarti apa-apa. Sebenarnya ‘motivasi’ iklan seperti ini dikarenakan ketatnya persaingan untuk menjaring calon mahasiswa. Sehingga mereka secara vulgar mengobral janji-janji yang sebenarnya tidak ada artinya.

Mungkin Kopertis bisa sebagai pengontrol eksistensi suatu perguruan tinggi swasta termasuk mengontrol cara beriklan perguruan tinggi tersebut. Dunia pendidikan kita memang sangat menyedihkan…

4 Responses to “100% uang kuliah kembali!”

  1. Harjo Says:

    Setuju Pak, enggak etis banget. Iklan itu justru menurunkan prestis perguruan tinggi tersebut. Saya kalau menjadi mahasiswa di situ pasti malu pisan … enggak bergengsi! :D

  2. Oemar Bakrie Says:

    Jangan2 itu ada *syarat dan ketentuan berlaku* Pak ! … 100% uang kuliah kembali kalau setelah lulus belum mendapat pekerjaan. Nah setelah lulus, mahasiswa (eh lulusan) kan memang sudah nggak perlu bayar uang kuliah, jadi memang nggak ada yg akan dikembalikan ….

    Atau mereka mendefinisikan mencari pekerjaan itu sudah merupakan pekerjaan … he he he

  3. wikantika Says:

    betul pak hendra, saya sendiri masih ragu dengan promosi seperti itu. Iklannya berarti ganda bisa ditafsirkan macam-macam dan ini jadi ’senjata andalan’ jika ada mahasiswa yang komplin.

  4. Dy™ Says:

    emang setuju banget pak.. menyedihkan..
    sering kali waktu liat iklan2 kaya gitu malah jadi kaya jualan.. >_>. saya pernah baca di sebuah iklan sma,
    “gratis main band selama masa penerimaan bagi siswa smp kelas 3″ (kalo ga salah ya kaya gitu iklannya..)

    ya masa mau masuk sma gara2 pingin maen band gratisan, tapi itu nggk nutup kemungkinan juga ada anak yg mikir kaya gitu kan..
    tambah nggk ngerti dengan dunia pendidikan kita mau dibawa kemana u_u


Leave a Reply